April 16, 2024
Kementerian Kesehatan Tegaskan Tidak ada Kaitan Antara Keganasan DBD Dengan Nyamuk Ber-Wolbachia

JAKARTA – Healthcarewap.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menegaskan tidak ada kaitan antara peningkatan kasus DBD dengan keluarnya nyamuk ber-Wolbachia.
koneksi – ada nyamuk. Selain itu, tidak ada hubungan antara prevalensi nyamuk ber-Wolbachia dengan keganasan Aedes aegypti.

“Secara keseluruhan ciri-ciri dan gejalanya sama. Faktanya, tidak ada perbedaan jumlah nyamuk Aedes aegypti sebelum dan sesudah pelepasan Wolbachia,” kata Dr. Dominic, Direktur Departemen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Kementerian Kesehatan. kata Maxi Laine Rondonou dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3 April 2024).

Maxi mengatakan penggunaan teknologi nyamuk ber-Wolbachia dijamin aman karena menggunakan bakteri Wolbachia alami yang terdapat pada serangga dan telah melalui proses penelitian yang cukup panjang. Penelitian teknologi Wolbachia dilakukan di Yogyakarta selama 12 tahun mulai tahun 2011 hingga 2023.

Penyebaran nyamuk ber-wolbachia telah terbukti efektif menurunkan kasus demam berdarah di Kota Yogyakarta. Sejak pertama kali disebar pada tahun 2017, nyamuk ber-wolbachia telah terbukti mampu menurunkan 77 persen angka kejadian dengue dan 86 persen kejadian masuk rumah sakit.

Di Indonesia, analisis risiko diinisiasi oleh Kemenristekdikti dan Balitbangkes Kemenkes dengan melibatkan 20 orang dari berbagai kepakaran. Hasil analisis memperlihatkan bahwa pelepasan nyamuk ber-wolbachia memiliki risiko yang sangat rendah.

“Yang mana dalam 30 tahun ke depan, peluang peningkatan bahaya dari penyebaran aedes aegypti ber-wolbachia dapat diabaikan (negligible),” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *